Artikel
Sejarah Desa Lowayu
Desa Lowayu adalah berasal dari beberapa kampung, terdiri dari Kampung Wayu, Kampung Cempoko, Kampung Dekso, Kampong Tlogo dan Kampong Kemuning. Dari beberapa kampung tersebut menggabungkan diri menjadi satu. Karena ingin kampungnya selamat dari bahaya yaitu berupa Hewan-hewan buas seperti Babi hutan, Anjing liar dsb. Dilihat dari segi Keagamaan, Desa Lowayu pada tahun sebelum tahun 80-an Masyarakatnya masih primitive dan masih banyak yang mempunyai kepercayaan animisme dan dinamisme yaitu masih percaya dengan roh-roh nenek moyang. Sehingga masih banyak orang-orang yang memuja-muja pohon, batu danau atau yang disebut dengan ruwah. Yaitu melakukan ritual dengan membawa sesajen pada saat panen atau kena musibah. Namun dengan perkembangan keagamaan yang dirintis oleh anak-anak muda dari pondok pesantren dan perguruan tinggi Islam, maka perilaku yang demikian sedikit demi sedit menjadi hilang.
TIM BOLA VOLI GALOW LOWAYU DESA LOWAYU JUARA BUPATI CUP 2023
LOMBA BOLA VOLI ANTAR RT MEMPERINGATI HUT KEMERDEKAAN RI KE-78
KRIPIK SUKUN BIBIT DARI BAWEAN
PEMILU 2024 SUDAH DEKAT, PETUGAS COKLIT SUDAH BERGERAK
WADUK LOWAYU, REKREASI GRATIS YANG NATURALIS
HGN DI DESA LOWAYU
KOMITMEN KELOMPOK TANI TINGKATKAN PRODUKTIFITAS PADI
Kegiatan Keagamaan Untuk Mempererat Persatuan dan Kesatuan Desa Lowayu
WISATA SENDANG BANYU BIRU
Bimtek Pelayanan Perizinan untuk UMKM
Penyaluran BLT DD bulan 1, 2 dan 3 Tahun 2022
Persiapan Lomba
Wayahe Bayar Pajak PBB
Kunjungan Dispendukcapil

